Inilah Daftar Ekstensi Domain Indonesia (.ID) Terpopuler

Dot ID (.ID) adalah domain ccTLD (domain top-level kode negara) untuk negara Indonesia. Domain ini dikelola oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Untuk mendaftarkan domain ini diperlukan identitas Indonesia, baik itu KTP, SIM, atau paspor.

Pertumbuhan domain ini semakin meningkat, terutama setelah dirilisnya pendaftaran untuk top-level domain (TLD) yaitu .id pada tanggal 20 Januari 2014. Perlu diketahui, sebelumnya domain .ID hanya tersedia dalam bentuk SLD (second-level domain), misalnya .co.id, .ac.id, .web.id, dan sebagainya. Meskipun harganya terbilang mahal, TLD dari .id ternyata juga laris diburu. Saat awal peluncurannya, domain ini berharga Rp.500.000 per tahun dan belum dipotong PPN 10%. Namun, sejak awal tahun 2017 domain ini diberi diskon 50% menjadi Rp.250.000 per tahun. Namun hal ini masih terbilang mahal dibandingkan dengan domain SLD, yang harganya rata-rata kurang dari seratus ribu rupiah.

Sampai bulan Februari 2021, total domain yang terdaftar adalah 500.798 domain. Nah, berikut ini adalah urutan domain .ID baik itu TLD atau SLD.

.ID

(193.280 domain)

Domain .id dirilis pada tahun 2014. Domain ini bisa dimiliki oleh umum, tidak harus badan usaha atau organisasi. Sekarang domain ini bisa didaftarkan tanpa menyertakan syarat apa pun. Sebelumnya, untuk mendaftarkan domain ini harus menyerahkan bukti identitas diri. Contohnya: ppwalisongo.id.

.CO.ID

(109.943 domain)

Domain .co.id diperuntukkan untuk badan usaha atau organisasi bisnis yang berbadan hukum. Syarat pendaftaran domain ini adalah identitas diri KTP/Paspor dan harus memiliki surat-surat seperti SIUP/TDP/Akta Notaris atau lainnya. Contohnya: pln.co.id.

.MY.ID

(99.855 domain)

Sama seperti domain .id, domain .my.id juga tidak dikhususkan untuk organisasi atau badan usaha. Siapa pun boleh memilikinya. Apalagi sekarang tidak memerlukan syarat apa pun untuk mendaftarkan domain ini. Jumlah ekstensi domain ini meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Seingat saya tiga tahun lalu jumlahnya tidak sampai sepuluh ribu domain, tapi sekarang sudah hampir seratus ribu domain. Domain ini merupakan domain termurah dari “keluarga Dot ID” harganya cuma Rp10.000,- per tahun (belum termasuk PPN 10%). Contoh domain yang memakai ekstensi .my.id adalah blog ini, anashir.my.id.

.SCH.ID

(38.030 domain)

Domain .sch.id diperuntukkan untuk lembaga pendidikan dasar dan menengah seperti SD, SMP, dan SMA, termasuk pendidikan non-formal. Syarat pendaftaran domain ini adalah identitas diri dan surat keterangan kepala sekolah. Sedangkan untuk non-formal harus menyertakan SK pendirian lembaga dari kementerian atau SKPD terkait. Contohnya: latansa.sch.id

.WEB.ID

(19.905 domain)

Domain .web.id tidak dikhususkan untuk organisasi atau badan usaha. Syarat pendaftarannya adalah dengan menyertakan identitas diri seperti KTP/Paspor. Contohnya: padamu.web.id

.DESA.ID

(12.648 domain)

Domain desa.id diperuntukkan bagi desa/kelurahan. Persyaratannya diatur dalam Peraturan Menteri yang membidangi Komunikasi dan Informatika. Domain ini hanya bisa didaftarkan melalui domain.go.id yang berada di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Contohnya: banjaran.desa.id

.OR.ID

(10.916 domain)

Domain .or.id diperuntukkan bagi organisasi atau komunitas atau perkumpulan atau himpunan dan sejenisnya. Syarat untuk mendaftarkan domain ini adalah menyertakan KTP pimpinan lembaga/organisasi/komunitas dan juga Akta Notaris atau SK intern organisasi. Contohnya: remotivi.or.id

.AC.ID

(5.310 domain)

Domain .ac.id diperuntukkan bagi lembaga pendidikan tinggi dan juga lembaga lain yang memiliki izin penyelenggaraan pendidikan tinggi. Syarat pendaftarannya harus menyertakan identitas diri, SK pendirian, dan surat keterangan rektor atau pimpinan lembaga. Contohnya: its.ac.id

.BIZ.ID

(4.928 domain)

Domain .biz.id diperuntukkan bagi perorangan/organisasi bisnis tingkat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tidak ada syarat yang diperlukan untuk mendaftar domain ini. Sebelumnya diperlukan syarat identitas diri seperti KTP/Paspor. Contohnya: network.biz.id

.GO.ID

(4.199 domain)

Domain .go.id diperuntukkan bagi institusi pemerintahan dan sejenisnya. Sama seperti domain desa.id, syarat pendaftaran domain ini juga diatur dalam Peraturan Menteri yang membidangi Komunikasi dan Informatika. Domain ini hanya bisa didaftarkan melalui domain.go.id yang berada di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Contohnya: dpr.go.id

.PONPES.ID

(724 domain)

Domain ini dikhususkan untuk pondok pesantren. Domain ini masih kurang peminat, padahal jumlah pondok pesantren di Indonesia sangat banyak, tapi yang mendaftar tidak sampai seribu. Banyak pondok pesantren yang menggunakan ekstensi domain lain, seperti .com, .id, .org, dan sebagainya. Kemungkinan karena kurangnya sosialisasi tentang ekstensi domain ini. Menurut saya pribadi domain ini kurang menarik karena terlalu panjang, hehehe…

.NET.ID

(664 domain)

Jumlah domain ini cukup sedikit karena memang domain ini dikhususkan untuk badan usaha/organisasi yang bergerak di bidang telekomunikasi yang jumlahnya memang tidak banyak.

.MIL.ID

(396 domain)

Domain ini dikhususkan untuk instansi militer, sehingga jumlahnya tidak banyak.

Itulah urutan domain .ID terpopuler tahun 2021. Semoga bermanfaat.

Sumber: Wikipedia dan PANDI

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *